Duduk Iftirasy Dan Tawaruk Dalam Tasyahud

★★★★★

★★★★★
Duduk Iftirasy
Dan Tawaruk
Dalam Tasyahud


Pertanyaan :
Assalamualaikum
ustadz,
Shalat
2
rakaat,
wajib
ataupun
sunnah
pada
waktu
tasyahud,
apakah
duduknya
iftirasy
atau tawaruk?
Misal pada shalat isya,
kita ketinggalan 3
rakaat, apakah duduknya
iftirasy atau mengikuti
imam?
Apabila kita masbuk,
darimana batasan kita
masbuk pada shalat jahr
ataupun sirr?
Mungkin itu dulu ustadz
pertanyaan dari saya,
tolong penjelasannya
karena saya masih
bingung.
syukron ustadz.
Wassalamualaikum
Nurdin, Jakarta
Jawaban : Waalaikum
salam warahmatullah
wabarakatuh
Bismillah, segala puji
bagi Allah, selawat serta
salam kepada Rosulullah
-sholallahu 'alaihi
wasallam-.
Permasalahan duduk
iftirasy atau tawaruk
adalah masalah ijtihad
para ulama, dasarnya
bahwa yang
dipraktekkan Rosulullah
-sholallahu 'alaihi
wasallam- adalah ketika
beliau duduk pada
tasyahud pertama adalah
dengan duduk secara
iftirasy, dan beliau duduk
tawaruk pada rekaat
akhir.
Pada sholat 2 rekaat baik
wajib seperti sholat
subuh atau sunnah, jika
akan duduk pada
tasyahud maka
hendaklah dia duduk
tawaruk, karena dalam
sholat yang berjumlah 2
rekaat, tasyahud itu
dinamakan tasyahud
akhir karena sholat 2
rekaat tidak memiliki
tasyahud awal. amalan
ini (duduk tawaruk)
sesuai dengan makna
umum dari hadist
berikut :
Artinya : "sampai ketika
pada rekaat terakhir
dari sholat, maka beliau
menggeser kaki kirinya
dan duduk tawaruk
kemudian salam." (HR
Bukhori dan Ahmad)
Hadist tersebut jelas
bahwa Rosulullah -
sholallahu 'alaihi
wasallam- duduk
tawaruk pada setiap
tasyahud direkaat
terakhir.
Sedangkan ketika anda
masbuk 3 rekaat dalam
jama'ah. dan ketika
imam duduk pada
tasyahud akhir, ulama
berbeda pendapat dalam
masalah ini. jika anda
duduk iftirasy, maka
tidak apa-apa. karena itu
bukan tasyahud akhir
bagi sholat anda. dan
jika anda duduk tawaruk
maka tidak apa-apa
kerena anda telah
mengikuti imam,
Rosulullah -sholallahu
'alaihi wasallam-
bersabda :
Artinya : "Dijadikan
imam adalah untuk
diikuti." (muttafaq
'alaihi)
Akan tetapi saya lebih
menyukai anda untuk
duduk tawaruk
mengikuti imam, karena
ketika anda masbuk 3
rekaat, maka itu bukan
tasyahud awal bagi anda.
maka dari itu, mengikuti
imam lebih saya sukai.
Pada pertanyaan anda
yang ke 3 saya kurang
paham, tapi yang saya
tangkap dari pertanyaan
anda adalah ketika anda
telah masbuk, dan
mendapati imam baik
dalam keadaan rukuk,
sujud atau tasyahud.
Jika anda mendapati
imam sedang rukuk pada
rekaat pertama, maka
jika anda sempat
mengikuti rukuk
tersebut, berarti anda
bukan termasuk masbuk.
akan tetapi jika anda
mendapati imam dalam
keadaan setelah itu
(rukuk) maka anda telah
masbuk, dan anda tidak
perlu untuk menunggu
rekaat berikutnya
dimulai.
Takbirlah (takbiratul
ihram) kemudian ikuti
imam baik dalam
keadaan apapun (sujud
atau tasyahud). akan
tetapi pada rekaat itu
anda tidak terhitung
telah menjalankan
rekaat tersebut.
Contohnya : jika anda
masbuk dan mendapati
imam sedang sujud pada
rekaat pertama, maka
takbirlah (takbiratul
ihram) kemudian
takbirlah untuk sujud
(mengikuti imam), maka
ketika imam telah
selesai sholat, anda
harus menambah satu
rekaat lagi, karena pada
rekaat pertama tersebut
anda tidak terhitung
telah melaksanakannya
(belum lengkap rekaat
anda pada rekaat
pertama bersama imam).
wallahu a'lam

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Duduk Iftirasy Dan Tawaruk Dalam Tasyahud"

Post a Comment

SilaHkan COMENT!